Resume Mata Kuliah PLJ 1 Kelas B Pertemuan Ketiga (20 September 2018)
Pertemuan Ketiga Membahas Tentang :
Tugas Kelompok 5
"Linux Mint"
Asal : Irlandia
Paket : DEB
Dekstop : Gnome
Release terakhir : Linux Mint 7
Paket : DEB
Dekstop : Gnome
Release terakhir : Linux Mint 7
SEJARAH LINUX MINT
Pertama kali dirilis pada tahun 2006 Linux Mint beredar dengan versi 1.0
"Ada" Versi ini masih dalam tahap beta. Pertama kali rilis Distro ini
kurang mendapatkan perhatian, mungkin karena versi ini masih tahap beta dan
tidak pernah dirilis dalam versi yang lebih stabil sehingga distro ini kurang
dikenal. Dengan kemunculan Linux Mint 2.0 "Barbara" selang beberapa
bulan kemudian, Linux Mint mulai mendapat perhatian dari kalangan komunitas
Linux. Dengan adanya komunitas tersendiri bagi pengguna Linux Mint Distro ini
merilis beberapa versi yang boleh dikatakan sukses pada rentang 2006-2008.
Sejak kemunculan "Barbara". 5 versi Linux Mint telah dirilis antara
lain versi 2.1 "Bea", 2.2 "Bianca", 3.0
"Cassandra", 3.1 "Celena dan 4.0 "Daryna".
Versi 2.0 "Barbara" merupakan
turunan Ubuntu 6.10, dengan menggunakan paket repositoris dari Ubuntu. Linux
Mint membangun Codebasenya sendiri. Mulai versi 2.0 tersebut Linux Mint
menggunakan Codebasenya sendiri, setiap versi yang dirilis selalu menggunakan
versi sebelumnya dari Linux Mint itu sendiri. Tetapi untuk repositorinya bisa
menggunakan versi terbaru dari Ubuntu. Sebenarnya system distro ini tidak benar-benar
bercabang, pembuatan dasar dari dua system ini (Linux Mint dan Ubuntu) hampir
identik dan sudah pasti aplikasi yang digunakan salah satu system cocok dengan
system yang satu.
Pada tahun 2008 ketika akan merilis
versi 5.0 "Elyssa" Linux Mint mengadopsi siklus rilis Ubuntu. Dan
Pada tahun yang sama pula, untuk meningkatkan kesesuaian antara 2 system, Linux
Mint tidak lagi menggunakan Codebasenya lagi. Sejak versi 6.0
"Felicia" Linux Mint tidak lagi dibangun menggunakan Codebase terdahulunya
(versi 5.0 "Elyssa) tetapi dibangun mengikuti Codebase dari versi terbaru
Ubuntu. Jadi setiap kali Ubuntu merilis versi terbarunya, Codebasenya digunakan
untuk membangun Linux Mint untuk versi berikutnya juga. Hmm bisa dikira-kira
sekitar 1 bulan setelah Ubuntu rilis pasti Linux Mint akan merilis versi
terbarunya.
2010 Linux Mint mengeluarkan versi
Debian, tidak seperti versi yang lain yang menggunakan Ubuntu sebagai dasar.
Versi ini menggunakan Debian sebagai dasar Codebasenya. Jadi untuk rilis dan
paketnyapun tidak terikat dengan Ubuntu sama sekali. Ini tidak berarti Linux
Mint versi Ubuntu tidak lagi dirilis, masih tetap dirilis tetapi bertambah satu
lagi versinya. Yaitu yang berdasar pada Debian. Sampai sekarang Linux Mint
sudah mencapai versi 13 "Maya" untuk versi Ubuntu dan 201204 untuk
versi Debian (LMDE).
Fitur Terbaru Linux Mint Edisi 14
“Nadia”
Untuk dapat menggunakan dan menikmati
fitur Linux Mint 14 "Nadia", spesifikasi minimal yang diperlukan
adalah:
1. x86 processor (Linux Mint 64-bit
memerlukan 64-bit processor. Linux Mint 32-bit bisa digunakan baik
di 32-bit and 64-bit processors).
2. 512 MB RAM (untuk kenyamanan user
direkomendasikan 1GB).
3. 5 GB of disk space
4. Graphics card minimal capable untuk resolusi
800×600
5. CD/DVD drive atau USB port
Linux Mint 14 dibangun di atas
teknologi yang stabil seperti MATE, Cinnamon dan MDM. Rilis terbaru ini
dilengkapi dengan perbaikan software dan fitur baru yang kebanyakan berkisar
pada Window Manager dan kemudahan penggunaan aplikasi berbasis desktop.
Linux Mint 14 hadir dengan dibalut 2 Desktop utama, yaitu Mate dan
Cinnamon. Lalu, apa saja kelebihan dan fitur barunya? Silahkan dicermati di
bawah ini :
1. Mate 1.4, sebuah desktop yang dirancang lebih
intuitif dan menarik dengan tampilan tradisional yang diambil dari gnome 2.32.
2. Nemo, Desktop Cinnamon kini menambahkan aplikasi file
manager terbaru, Nemo
3. Cinnamon 1.6, Cinnamon di dalam linux mint 14 menawarkan
kestabilan dari versi terdahulu
4. Workspace OSD.
5. Notifications
Applet.
6. MDM, sekarang support GDM2. Anda dapat lihat
lebih dari 2000 lebih di gnome-look.org
7. Software Manager, Aplikasi untuk install hapus software di mint.
Linux Mint adalah sebuah distro Linux Live CD yang
diturunkan dari distroUbuntu, dengan tujuan untuk memproduksi sebuah distro
dengan desktop yang elegan, up to date, dan nyaman digunakan. Linux Mint
didesain untuk berjalan out-of-the-boxdengan semua fasilitas yang telah
terinstall di dalamnya. Versi terbaru distro ini adalah versi 4.0 dengan
kode Daryna.
software sistem operasi open source yang gratis untuk
disebarluaskan di bawah lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh
program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). jadi anda diijinkan untuk
menginstal pada komputer anda ataupun mengkopi dan menyebarluaskannya tanpa
harus membayar. diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan
mengubah kode sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis,
lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan
maupun pengiriman program.
Tujuan dari Linux Mint adalah untuk menyediakan
sebuah sistem operasi desktop yang dapat
digunakan pengguna rumahan dan atau perusahaan secara cuma-cuma dengan seefisien, semudah,
dan seelegan mungkin.
digunakan pengguna rumahan dan atau perusahaan secara cuma-cuma dengan seefisien, semudah,
dan seelegan mungkin.
Versi
Linux Mint rilis sebanyak 2 kali dalam setahun. Setiap rilis
Linux Mint diberi nomor versi dan nama kode yang
memakai nama-nama wanita dan selalu berakhiran "a" (contoh: Linux
Mint 14 Nadia, 14 adalah nomor versi dan Nadia adalah nama kode yang berakhiran
"a").
Live USB
Linux Mint dapat langsung dijalankan ketika booting melalui USB
Flash Drive dengan membuatnya menggunakan Pendrive
Linux, Unetbootin atau
menggunakan LiLi.
Pengembangan
Perusahaan dan pengguna perorangan yang menggunakan sistem
operasi Linux Mint bertindak sebagai donatur, sponsor, dan mitra
distribusi ini. Linux Mint bergantung pada umpan balik pengguna untuk
membuat berbagai keputusan dan mengarahkan pengembangannya. Blog resminya seringkali memuat
diskusi di mana para pengguna diminta untuk menyuarakan pendapat mereka tentang
fitur-fitur terbaru atau keputusan yang diterapkan untuk rilis mendatang.
Komunitas para pengguna Linux Mint menggunakan Launchpad untuk
berpartisipasi dalam penerjemahan sistem operasi ini dan pelaporan bug.
Pengembangan yang paling asing
dilakukan dengan Python dan
diorganisir secara daring pada GitHub, sehingga mudah bagi para
pengembang untuk menyediakan tambalan,
menerapkan fitur-fitur tambahan atau bahkan melakukan pencabangan sub-proyek
Linux Mint (sebagai contohnya menu Linux Mint diporta ke Fedora.
ARTI LOGO
“Mint” yang fresh, yang berarti juga kualitas,
mudah di eja dan diingat dan juga dengan samar” memiliki sesuatu untuk
dilakukan dengan suasana yang dingin dan menggigil dari pinguin
Kelebihan
1. Mudah dalam
installasi
2. Terdapat beberapa
pilihan desktop
3. Aplikasi bawaan yang
cukup komplit
4. Kelengkapan Software
yang memadai.
5. Sudah banyak forum komunitas
linux mint.
6. Tampilan elegant
hususnya cinnamon
7. Fitur Update dan
Upgrade
Kekurangan
1. Beberapa komputer
terasa berat saat menggunakan edisi Cinnamon
2. Installasi driver
yang cukup rumit untuk pemula
3. Masih tahap pencarian
:)
Pengplikasian dalam sehari hari
Terminal konsol
Aplikasi terminal pastinya akan sering digunakan pada sistem
Linux. Banyak sekali fungsinya yang bisa kita peroleh dari aplikasi teks ini.
Misalnya membuka aplikasi, menginstal, update aplikasi dan sistem linux, koneksi
jaringan LAN, pemrograman mysql dan masih banyak lagi yang tidak bisa saya
sebutkan satu persatu. Kita bisa mempelajari dulu perintah dasar Linux sebagai
landasan terminal konsol.
Aplikasi File Manager Caja
Bebera aplikasi file manager ada yang berbeda-beda namanya.
Tergantung dari distribusi Linux itu sendiri seperti Linux mint yang memakai
Caja, Ubuntu memakai nautilus, dan sebagainya.
Aplikasi perkantoran
Aplikasi perkantoran ini ada dua berversi yakni, menggunakan
Libreoffice atau Openoffice. Kedua aplikasi ini didukung penuh dengan aplikasi
perkantoran seperti pengolah kata (Writer), databases (Base), presentasi
(Impress), pengolah angka (Calc) dan pengolah gambar (Draw).
Aplikasi Multimedia
Multimedia memang sangat diperlukan dalam dunia hiburan.
Pada komputer tentunya harus ada aplikasi multimedia yang sudah disediakan oleh
sistem operasi yang diinstal pada komputer. Pada sistem Linux aplikasi
multimedia antara lain yaitu:
Audio, aplikasi audio yang bisa digunakan yaitu Rhytmbox, Banshee,
Audacious dan masih banyak lagi.
Video, pendukung aplikasi multimedia khusunya video yakni:
VLC, mplayer, amarok, videos, dan masih banyak lagi.
Aplikasi gambar ini tentunya untuk melihat dan membuka file
gambar. Bisa menggunakan aplikasi gthumb, images viewer. Aplikasi gambar ini
kita tidak prelu repot untuk menginstal secara manual tetapi sudah secara
otomatis terinstal pada saat menginstal sistem linux. Mungkin ada sedikit
perbedaan nama aplikasi pembuka gambar pada setiap distribusi linux. Tetapi
intinya adalah sama.
Browser
Aplikasi ini pastinya memang sangat digemari oleh kalangan
masyarakt yang menggunakan komputer. Tentunya untul mejelajah internet walaupun
sekedar mencari refenrensi ataupun jejaring sosial. Kalian bisa menggunakan
firefox, chrome, opera dan yang lainnya.
Pengedit gambar atau desain grafis
Nah, untuk aplikasi ini adalah favorit saya. Karena sangat
mendukung pekerjaan saya yaitu sebagai desain grafis. Aplikasi yang digunakan
seperti Gimp yang gunanya untuk mengedit, memanipulasi, mengurangi sebuah objek
gambar. Lebih jelas lagi baca Modul Belajar Gimp.
Selain aplikasi Gimp tentunya ada juga aplikasi desain
lainnya yaitu Inkscape. Kalian bisa menggunakan aplikasi ini sebagai pendukung
menggambar sebuah konsep desain. Aplikasi ini juga merupakan salah satu
alternatif aplikasi Illustrator pada sistem Windows.
LINK HASIL PRETEST KEDUA :
Komentar
Posting Komentar