Resume Mata Kuliah PLJ 1 Kelas B Pertemuan Kedelapan (25 Oktober 2018)
Perintah-Perintah Dasar Pada Linux :
1. ls => melihat isi direktori
2. mkdir => mencipatakan direktori
3. cd => mengubah direktori
4. rmdir => menghapus direktori
5. cat => menampilkan isi file dan mencipatakan file
6. cp => Menyalin file
7. rm => menghapus file
8. mv => mengganti nama file/direktori dan memindahkan file ke direktori lain
9. ln => link ke file lain
10. lp => Mencetak isi file
11. find => mecari file
12. chmod => untuk mengubah model akses terhadap file atau direktori
13. chgrp => mengubah grup fie
14. chown => mengubah kepemilikan dari file
Perintah Yang Berhubungan Dengan File :
1. Metacharacter
(karakter yang mempunyai makna khusus bagi shell) :
A. * , Pencocokan dengan sebarang string (deretan karakter).
B. ? , Pencocokan dengan sebuah karakter apa saja.
C. [ , Awal dari sebuah kelas karakter.
D. ] , Akhir dari sebuah kelas karakter.
E. - , Menyatakan kawasan sebuah karakter dalam sebuah kelas.
F. ! , Digunakan dalam tanda [ ] untuk menyatakan “selain karakter” yang mengikutinya (khusus untuk Bourne shell dan Korn Shell).
Untuk Mematikan Fungsi Metacharacter :
A. karakter \ ( backslash), untuk mematikan sebuah metacharacter.
B. sepasang tanda “, digunakan untuk mematikan sejumlah metacharacter.
C. sepasang tanda petik tunggal (‘), digunakan untuk mematikan fungsi seluruh metacharacter yang terletak di dalamnya.
2. Titik koma sebagai pemisah antar perintah, dalam hal ini sebelum dan sesudah titik koma tidak boleh ada spasi.
3. Redirection
A. Output Redirection, keluaran perintah biasanya diarahkan pada terminal layar/monitor. Dapat dilakukan dengan karakter: > (file yang ada akan tertimpa), >> (menambah file yang sudah ada), dan >! (untuk memaksa penulisan ke file yang sudah ada).
B. Input Redirection, Dengan Unix/Linux, standar masukan tidak hanya dari keyboard, dapat juga dilakukan dengan data dari file. Dilakukan dengan karakter <.
C. Error Redirection, pesan kesalahan biasanya diarahkan ke layar. Selain itu dapat juga diarahkan ke file, dengan menggunakan simbol 2> atau 2>>. Angka 2 di depan simbol> dan >> menyatakan kode deskripsi file dari standard error (stderr, merupakan file standar dari Unix/Linux untuk kesalahan. Selain itu adalah stdin, untuk masukan dan stdout, untuk keluaran). Kode deskripsi dari stdin = 0, sedangkan stdout = 1.
4. Penggunaan Pipa (Pipe)
Digunakan untuk mengarahkan keluaran dari suatu perintah ke perintah lain. Keluaran dari perintah yang satu akan menjadi masukan bagi perintah yang lain. Simbol yang digunakan berupa vertikal bar ( | ). Sebelum dan sesudah tanda ini boleh ada spasi, karena sifatnya yang optional.
5. Filter
Adalah utilitas yang akan membaca data dari standar input dan biasanya memanipulasi data sebelum melepaskannya ke standar keluaran (difilter). Yang berfungsi sebagai filter di antaranya : cat, wc, sort, tail, head dan grep.
6. Substitusi Perintah
Dilakukan dengan cara memberikan backquote di awal dan akhir perintah.
Contoh : ‘perintah’ (tidak sama dengan ‘perintah’)
7. Pengelompokkan Perintah.
Simbol ( ) digunakan untuk mengombinasikan stdout atau stderr dari sejumlah perintah menjadi satu keluaran.
LINK HASIL PRETEST KETUJUH :
Komentar
Posting Komentar